Home > Artikel

Artikel

Sudah Paham Riba, Namun Terus Makan Riba

Bagi yang bertaubat dari riba, tinggalkanlah sisa riba. Renungan Bahaya Riba dari Surat Al-Baqarah ayat 277-278 [arabic-font]إِنَّ الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ لَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ , يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ[/arabic-font] “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan ...

Read More »

Shalat di Raudhah di Waktu Terlarang

Shalat di Raudhah Bolehkah shalat di Raudhah setelah subuh? Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Pertama, shalat di waktu terlarang berlaku untuk shalat mutlak tanpa sebab Ada 3 waktu larangan shalat, setelah subuh sampai terbit matahari, setelah asar sampai terbenam matahari, dan ketika matahari tepat di tengah, hingga tergelincir ke barat. Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu ...

Read More »

Sikap Sahabat Terhadap Perjanjian Hudaibiyah

Kebanyakan shahabat tidak senang dengan sebagian besar isi perjanjian, di antara yang menunjukkan hal ini yaitu penolakan Ali Radhyiallahu anhu ketika diminta menghapus kalimat “Rasûlullâh” yang di tolak oleh Suhail bin Amr, utusan kaum Quraisy. Kemudian pada akhirnya, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menghapusnya dan menggantinya dengan Muhammad bin Abdillah, sebagai ganti dari Muhammad Rasûlullâh.[1] Dan para Shahabat Radhiyallahu ...

Read More »

Menjalin Cinta Abadi Dalam Rumah Tangga

Oleh Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni MA Setiap orang yang telah berkeluarga, tentu menginginkan kebaikan dan kebahagiaan dalam kehidupannya bersama istri dan anak-anaknya. Hal ini merupakan perwujudan rasa cintanya kepada mereka. Kecintaan ini merupakan fitrah yang Allah Azza wa Jalla tetapkan pada jiwa setiap manusia. Allah Azza wa Jalla berfirman: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ ...

Read More »

Nikmatnya Hidup Sederhana

Oleh Ustadz Muhammad Ashim bin Musthofa Sudah menjadi tabiat manusia, ia akan lebih konsumtif menghamburkan uang, manakala mulai mengeyam kehidupan yang mapan dan kemudahan ekonomi. Seolah-olah kekayaan kurang berarti banyak bila pemiliknya tidak mempergunakannya untuk keperluan yang lebih besar dan kemewahan. Misalnya dengan banyak memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang kurang penting baginya. Begitulah keadaan seseorang, ia lebih mudah beradaptasi dengan hidup enak ...

Read More »