ADAMUT TAHYIJ

Tidak memprovokasi massa dan menghasut mereka untuk menentang dan memberontak terhadap para penguasa, sekalipun mereka bertindak semena-mena (tidak di atas podium dan tidak pula melalui media lain), karena hal itu jelas bertentangan dengan pedoman hidup As Salafus Sholeh, dan karena mengamalkan sabda Nabi  :

Artinya : “Barangsiapa yang ingin menasehati penguasa, maka janganlah ia tampakkan secara terang-terangan. Tapi hendaklah ia menjabat tangannya dan berkholwat dengannya (secara empat mata dan menghindari kritikan di depan publik-pent). Kalau nasehatnya didengar, maka itulah yang diharapkan, tapi kalau nasehatnya ditolak, maka berarti dia telah menunaikan kewajiban yang dibebankan padanya”. 5)

 

5) Hadits riwayat Ahmad, Ibnu Abi Ashim dll dari Iyadh bin Ghonm  dan telah dinyatakan shohih oleh Syaikh Albani dalam kitabnya Zhilalul Jannah no. 1096 dan 1097.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.